Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia mendatangi Rasulullah SAW untuk memberitahu segala rahasianya; tentang hal - hal yang disukai maupun dibencinya. Maksudnyanya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia. Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, "Hai Iblis! Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar menyuruh engkau menghadap Rasullullah SAW. Hendaklah engkau buka segala rahasia engkau dan apa-apa yang ditanyakan oleh Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun,
Senin, 01 Juli 2013
DIALOG IBLIS DENGAN RASULULLAH S.A.W
Allah SWT telah memerintahkan seorang Malaikat menemui Iblis supaya dia mendatangi Rasulullah SAW untuk memberitahu segala rahasianya; tentang hal - hal yang disukai maupun dibencinya. Maksudnyanya ialah untuk meninggikan derajat Nabi Muhammad SAW dan juga sebagai peringatan dan perisai kepada umat manusia. Maka Malaikat itu pun berjumpa Iblis dan berkata, "Hai Iblis! Allah Yang Maha Mulia dan Maha Besar menyuruh engkau menghadap Rasullullah SAW. Hendaklah engkau buka segala rahasia engkau dan apa-apa yang ditanyakan oleh Rasulullah hendaklah engkau jawab dengan sebenar-benarnya. Jikalau engkau berdusta walau satu perkataan pun,
MATI SAJRONING URIP (MATI DALAM HIDUP)
Suatu
Wasiat Kepada Diri Sendiri
=
Urip kuwi mung sa’kedhipan moto ( hidup ini hanya
sekejapan mata ), lebih cepat dari pada cepatnya sekelebatan pedang. Hidup di
bumi hanya untuk mampir minum, saat orang melakukan perjalanan panjang. Dunia
itu kecil, bahkan amat sangat kecil. Dunia bisa dimasukkan ke hati seseorang,
bila hati orang itu disemayami Tuhan. Tuhan itu dhohir (nyata),tidak Maha gaib
dan dalam manusia itu tersimpan rahasia-rahasia kegaiban.Semua yang ada
dibumi,yang ada dihadapan manusia adalah wujud Allah. Itu semua adalah tajalli-
Nya. Allah dan manusia saling
bertajalli
bila kasyaf telah tersibak. Mukhasafah dan musyahadahmukasyafah.
ZEIN AL – ABIED,
Bermula pada keisengan mengutak-atik kata. Saat itu tersebutlah nama
“zen” (panggilan temen-temen) yang kebanyakan dari jenis Hawa dan “nal” dari
golongan (panggilan temen-temen) dari jenis Adam. Semenjak itu dia mempunyai
inisiatip untuk memberikan nuansa dari nama panggilannya, dipikir-pikir OKE
juga kalo misalnya namanya sedikit diubah agar sedikit “gaul” akan tetapi tidak
merubah arti dari nama yang sudah diberikan oleh pamannya tersebut. Dia juga
sadar donk kalo nama itu adalah sebuah doa, makanya dia ingin selalu tetap
didoakan oleh temen-temen yang memanggil namanya dan stay cool…hehee,
MISTERI BOROBUDUR DAN PENINGGALAN NABI SULAIMAN
( Pembuktian
secara ilmiah menurut Al-Quranul Karim oleh KH. Fahmi Basya )
Selasa, 18 Juni 2013
PERJALANAN KISAH CINTA
INILAH KISAH CINTA KITA
CAFE CERIA PUNYA CERITA
Langganan:
Postingan (Atom)
